Dalam rangka meningkatkan pemahaman pengisian Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0 pada lingkungan Perguruan Tinggi di Jawa Tengah, Kompartemen Akuntan Pendidik Wilayah Jawa Tengah bekerjasama dengan Perguruan Tinggi di Lingkungan Jawa Tengah menyelenggarakan Workshop Instrumen Akreditasi Program Studi 4.0. Kegiatan tersebut dilaksannakan selama 2 hari yaitu Jum’at & Sabtu, Tanggal 14 & 15 Februari 2020 di Hotel Pesonna Jl. Depok No.33 Semarang.
Workshop kali ini menghadirkan narasumber yang berkompeten dari BAN-PT yang merupakan tim perumus instrument akreditasi yang baru yaitu:
- Sugiyono, S.Si, Ph.D (Anggota Dewan Eksekutif BAN-PT)
- Ir. Adam Pamudji Rahardjo, M.Sc.(Eng.), Ph.D (Asesor BAN-PT)
- Dr. Basuki Hadiprajitno, SE, MBA, MSA, Ak. (Asesor BAN-PT)
Narasumber pertama menyampaikan materi Arah Kebijakan BAN-PT terkait Permendikbud yang baru yaitu Permendikbud Nomor 5 Tahun 2020 yang diterbitkan untuk mengatur tentang akreditasi program studi dan perguruan tinggi. Perguruan tinggi menyambut gembira aturan tersebut mengingat dalam permendikbud tersebut dijelaskan bahwa akreditasi program studi akan diperpanjang secara otomatis selama 5 (lima) tahun tanpa melalui permohonan perpanjangan Akreditasi. Bapak Sugiyono juga menjelaskan materi kebijakan Sistem Akreditasi Program Studi (IAPS 4.0) terutama bagi Prodi yang belum mendapatkan status akreditasi maupun Prodi yang ingin menaikkan status akreditasinya.
Sedangkan narasumber kedua dan ketiga menyampaikan materi terkait Strategi Penyusunan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), Strategi Penyusunan Laparoan Evaluasi Diri (LED) serta praktik mengisi instrument akreditasi 9 kriteria. Dalam workshop yang digelar selama 2 hari tersebut, peserta juga diberikan materi Pemahaman Indikator Kinerja Utama & Indikator Kinerja Tambahan serta bagaimana Strategi Analisis SWOT/Root Cause Analysis. Sebanyak 125 peserta dalam kegiatan tersebut adalah dosen serta unsur penjamin mutu dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sekretaris IAI Jateng Prof Abdul Rohman, mewakili Ketua IAI Jateng membuka workshop tersebut. Beliau berpesan kepada peserta agar setelah workshop ini para peserta dapat sharing materi kepada kolega dan seluruh civitas akademika sesampainya di kampus masing-masing. Ketua IAI KAPd atau yang sekarang berubah nama menjadi Forum Dosen Akuntansi Perguruan Tinggi (FDAPT) Jateng Bapak Puji Harto, PhD juga menyampaikan dalam laporannya bahwa kata kunci dalam system akreditasi yang baru ini adalah perubahan paradigma dari seluruh dosen dan juga pimpinan prodi maupun fakultas dan universitas. Sehingga kegiatan workshop ini akan ditindaklanjuti oleh FDAPT Jateng dengan memperkuat dan merealisasikan kerjasama diantara perguruan tinggi di Jawa Tengah.
Oleh : Bety Badingatus