TEGAL,30 Juni 2021 – Peluang kerja di bidang akuntansi, baik di sektor pemerintah maupun swasta masih terbuka lebar.

Hal ini disampaikan Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Tengah, Hendri Santosa, pada seminar nasional menggunakan fasilitas telekonferensi (webinar) yang diadakan Ikatan Akuntan Indonesia Komisariat Tegal.

Hendri mengatakan, semua organisasi di semua tingkatan baik yang berorientasi laba maupun tidak, tentu membutuan akuntan sebagai penanggungjawab akuntansi pada organisasinya.
Dalam sambutannya, Hendri mengatakan, lahan pengabdian bagi para dosen akuntansi juga sangat lebar. Menurutnya, penerapan peraturan terkait akuntansi di masyarakat, sektor swasta, maupun pemerintah belum mencapai tahap ideal.

“Oleh karena itu, kehadiran dosen sebagai agen terpelajar yang memiliki pengetahuan akuntansi, sangat diharapkan kehadirannya untuk membantu mereka agar tercipta laporan keuangan yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hendri menegaskan, Ikatan Akuntan Indonesia merupakan organisasi profesi akuntan yang diakui tingkat regional maupun dunia.

Pada kesempatan itu, Hendri mengucapkan selamat kepada IAI Komisariat Tegal yang menyelenggarakan acara tersebut. Menurutnya, Komisariat Tegal merupakan komisariat di Jateng yang pertama menyelenggarakan webinar.
Webinar yang digelar IAI Regional Tegal itu mengusung tema penerapan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan 35 (ISAK 35) bagi entitas non laba dan sosialisasi peraturan perpajakan bagi yayasan yang bergerak di bidang pendidikan.

Webinar ini merupakan perhelatan perdana yang diselenggarakan oleh IAI Komisariat Tegal. Hadir sebagai pemateri yaitu Andita Gunawan dari Kantor Jasa Akuntansi, Denta Wunes Hidayanti, serta Agung Nurmansyah, petugas penyuluh pajak dari Kantor Pajak Pratama Tegal.

Ketua IAI Komisariat Tegal, Yeni Priatna Sari mengungkapkan, IAI Komisariat Tegal saat ini beranggotakan dosen akuntansi dari Politeknik Harapan Bersama, Politeknik Muhammadiyah Tegal, dan Universitas Panca Sakti dan akuntan dari Kantor Jasa Akuntan Andita Gunawan.

Menurutnya, tujuan utama dibentuk IAI Komisariat Tegal yaitu untuk menciptakan ekosistem pendidikan akuntansi dan bisnis secara lebih baik di wilayah Tegal dan sekitarnya.
Yeni Priatna Sari mengajak civitas akademika, kampus, maupun entitas lain sebagai pemangku kepentingan pendidikan, atau praktisi akuntansi untuk bergabung dalam IAI Komisariat Tegal.

Webinar diikuti 952 peserta, terdiri atas mahasiswa, dosen, praktisi, dan perwakilan yayasan.